Rabu, 22 Juli 2009

Dan Teror itu Bernama Bom

Bomb Blast teror in Jakarta, Jakarta Menangis kembali oleh serangan teroris di kala orang sedang sibuk mempersiapkan diri untuk bekerja. Jakarta 17 Juli 2009 waktu menunjukan 07.47 ketika JW Marriot diserang pertama kali. Ketika semua orang sedang terkaget dengan ledakan tersebut, selang berapa menit kemudian Ritz-Carlton mengalami serangan berikut, dan korban pun berjatuhan.
Setelah Indonesia aman dari serangan teroris selama 6 tahun, akhirnya terjadi serangan yang sangat mengoyak jiwa dan perasaan seluruh dunia.
Musuh bersama itu bernama bom, entah itu bom waktu, bom remote atau pun bom bunuh diri, dan yang jelas telah berulang kali menyerang Indonesia.

Sebenarnya teror oleh serangan bom bukan hanya terjadi di Indonesia. Di negara dengan intelegen terkenal macam M16 pun di teror oleh ledakan bom di terowong kereta api. Aksi peledakan juga melanda negara India, Pakistan, Mesir sampai Spanyol. Rusia juga tak luput dengan yang namanya bom.

Aneh pula cara operasionalnya di negara kita. Menggunakan bom rakitan dengan daya ledak yang mematikan ditambah dengan paku, gotri dan baut untuk efek penghancuran masal, dan sasaran yang diincar adalah selalu identik dengan dunia barat (baca Amerika Serikat), dan polanya hampir sama yaitu sasaran yang telah dihancurkan oleh teroris di hancurkan lagi untuk kedua kalinya. Bom Bali I dan II, JW Marriot I dan II, akan kah ada lagi Jilid II di tempat-tempat yang telah diserang pertama kali. Seandainya itu pola mereka alangkah ngerinya kita, karena masih banyak tempat-tempat lainnya yang telah menjadi korban pada serangan bom di Indonesia.

Mudah-mudahan aparat dapat segera menumpas teror-teror ini, dan menciptakan Indonesia sebagai negara yang aman.

Rabu, 27 Mei 2009

Neolib dan Ekonomi Kerakyatan

Masa kampanye belum di mulai, tapi perang antara Kandidat Capres terjadi, saling serang antara yang satu dengan yang lainnya, mengkritik prinsip ekonomi yang akan diterapkan.
Yang paling seru adalah perang antara paham Neolib dan Ekonomi Kerakyatan.
Dari pelajaran ekonomi yang saya pelajari selama kuliah, di negara kita tidak menganut keduanya.
Gaya Liberalisme di kembangkan oleh Negara Barat dan Ekonomi Kerayaktan dikembangkan di negara-negara Timur.
Dan Posisi Indonesia adalah berada di tengah-tengah, dengan peran pemerintah yang paling dominan.

Rabu, 25 Februari 2009

Asam Urat

- Yang dimaksud dengan asam urat adalah sisa metabolisme zat purin yang berasal dari makanan yang kita konsumsi. Ini juga merupakan hasil samping dari pemecahan sel dalam darah.

Purin sendiri adalah zat yang terdapat dalam setiap bahan makanan yang berasal dari tubuh makhluk hidup. Dengan kata lain, dalam tubuh makhluk hidup terdapat zat purin ini, lalu karena kita memakan makhluk hidup tersebut, maka zat purin tersebut berpindah ke dalam tubuh kita. Berbagai sayuran dan buah-buahan juga terdapat purin. Purin juga dihasilkan dari hasil perusakan sel-sel tubuh yang terjadi secara normal atau karena penyakit tertentu.

Normalnya, asam urat ini akan dikeluarkan dalam tubuh melalui feses (kotoran) dan urin, tetapi karena ginjal tidak mampu mengeluarkan asam urat yang ada menyebabkan kadarnya meningkat dalam tubuh. Hal lain yang dapat meningkatkan kadar asam urat adalah kita terlalu banyak mengkonsumsi bahan makanan yang mengandung banyak purin. Asam urat yang berlebih selanjutnya akan terkumpul pada persendian sehingga menyebabkan rasa nyeri atau bengkak.

Penderita asam urat setelah menjalani pengobatan yang tepat dapat diobati sehingga kadar asam urat dalam tubuhnya kembali normal. Tapi karena dalam tubuhnya ada potensi penumpukan asam urat, maka disarankan agar mengontrol makanan yang dikonsumsi sehingga dapat menghindari makanan yang banyak mengandung purin.

Kesimpulan singkat tentang asam urat

Gejala Asam Urat

  • Kesemutan dan linu
  • Nyeri terutama malam hari atau pagi hari saat bangun tidur
  • Sendi yang terkena asam urat terlihat bengkak, kemerahan, panas dan nyeri luar biasa pada malam dan pagi.

Solusi Mengatasi Asam Urat

  • Melakukan pengobatan hingga kadar asam urat kembali normal. Kadar normalnya adalah 2.4 hingga 6 untuk wanita dan 3.0 hingga 7 untuk pria.
  • Kontrol makanan yang dikonsumsi.
  • Banyak minum air putih. Dengan banyak minum air putih, kita dapat membantu membuang purin yang ada dalam tubuh.

Makanan yang Dihindari (mengandung banyak purin)

  • Lauk pauk seperti jeroan, hati, ginjal, limpa, babat, usus, paru dan otak.
  • Makanan laut seperti udang, kerang, cumi, kepiting.
  • Makanan kaleng seperi kornet dan sarden.
  • Daging, telur, kaldu atau kuah daging yang kental.
  • Kacang-kacangan seperti kacang kedelai (termasuk hasil olahannya seperti tempe, tauco, oncom, susu kedelai), kacang tanah, kacang hijau, tauge, melinjo, emping.
  • Sayuran seperti daun bayam, kangkung, daun singkong, asparagus, kembang kol, buncis.
  • Buah-buahan seperti durian, alpukat, nanas, air kelapa.
  • Minuman dan makanan yang mengandung alkohol seperti bir, wiski, anggur, tape, tuak.
Obat Traditional Asam Urat :

-Sirsak dimakan begitu saja atau dijuice, dimakan/minum tiap hari
-Daun salam 7 lembar direbus dengan dua gelas air, sampai tinggal 1 gelas, diminum pagi dan sore
-labu siam diparut kemudian disaring diambil airnya diminum tiap hari.
-Cuka apel yang sudah jadi dan dicampur madu dengan ukuran satu sendok madu ditambah 2 sendok makan cuka apel plus air hanagt -/ 50 cc dan diminum selama 1 minggu pagi bangun tidur dan kalo' mau tidur malam
-kentang mentah dan apel malang di juice

Jumat, 06 Februari 2009

Sang Koruptor dan Sang Penyapu

Seorang tukang sapu jalanan bekerja pagi pagi buta sedang menyapu dari sisa-sisa sampah semalam, ketika asyik menyapu matanya tertuju pada selembar koran. Dengan perlahan sang penyapu membaca berita yang ada di koran tersebut. Matanya terpaku pada salah satu judul di berita " Seorang Koruptor BLBI dituntut 4,5 tahun karena korupsi".
Bingung sang penyapu dengan berita itu, sambil bertanya-tanya dalam hati, tetangganya pernah bercerita bahwa teman dari temannya tertangkap sedang mencuri ayam dihukum 1 tahun penjara, bahkan nyaris tewas dikeroyok oleh massa.
"Ooooo berarti orang yang dikoran ini mencuri 3 atau 4 ekor ayam jadi cuma dihukum 4,5 tahun", gumam sang Penyapu.
Lalu dia membaca kelanjutan isi berita di koran itu, tersentak ketika dia membaca bahwa koruptor tersebut mengkorupsi uang milyaran rupiah.

"Ah gila, korupsi sampai milyaran rupiah di penjara 4,5 tahun, wis gendeng apa iki dunia?" pikir sang penyapu.
" Masa Milyaran rupiah hukumannya cuma segitu, yang maling ayam aja sampe 1 tahun malah mau di bakar pula", terheran-heran sang penyapu.

Dan sang penyapu pun bergumam dalam hati " kalo begitu anak-anak saya biar suruh jadi koruptor aja, nanti saya ajari mereka supaya lebih gila dari koruptor yang pernah ada, lebih baik anakku jadi koruptor dari pada maling ayam tetangga, biar nggak kaya bapak cuma jadi penyapu"

Melanjutkan menyapu jalan sambil terbayang-bayang sang anak-anak menunggu di rumah.

"Ah jangan dah, saya nggak mau memasukan anak-anakku ke neraka, biarlah mereka menjadi orang yang jujur, biarpun miskin harta tapi kaya ibadah" berkata dalam hati sang penyapu.

"Mungkin para koruptor itu tidak mendapat pelajaran agama yang baik, akhirnya mereka jadi begitu", melanjutkan lamunannya.

"Jadi kita lebih terhormat di mata Allah dari pada para Koruptor", sang penyapu melanjutkan pekerjaannya yang tertunda.



Rabu, 26 November 2008

Semua adalah Satu

Seharusnya kita adalah satu saudara yang tidak terpisah-pisahkan oleh perbedaan yang dibuat oleh pilihan manusia itu sendiri.
Indonesia sekarang menjadi bangsa yang terkotak-kotak oleh kepentingan segelintir orang yang berkeinginan menjadi penindas di atas golongan lain. Dulu waktu jaman penjajahan Belanda seperti yang di utarakan dalam sejarah, setiap suku bangsa di Indonesia di adu domba dengan politik "Divide et empera", padahal itu terjadi ratusan tahun yang lalu. Pola ini hampir terjadi lagi dengan "Divide et empera" gaya baru yaitu mengadu anak suku bangsa dengan isu-isu SARA, Fanatisme terhadap satu agama yang di simpulkan sendiri seolah menjadi pembenaran akan tindakannya. Para Elite Politik pun berusaha mengadu domba bangsanya sendiri. Sudah banyak contoh Pilkada yang berujung bentrok antar pendukung.
Kita sudah merdeka 60 tahun lebih, masa kita harus kembali ke jaman ketika penjajahan Belanda kembali.
Ayu bangkit dan bersatu Indonesia ku, bagaimanapun juga ini adalah tumpah darahku



Be a Ranger